5 Kesalahan Umum Saat Mengurus Sertifikasi Produk
Hindari jebakan yang sering dilakukan perusahaan dalam proses sertifikasi agar tidak membuang waktu dan biaya.

Kesalahan pertama adalah dokumen teknis tidak lengkap. Banyak permohonan tertunda karena datasheet, foto produk, atau bukti impor kurang detail sesuai persyaratan lembaga sertifikasi.
Kedua, salah kategori produk. Setiap jenis produk memiliki skema sertifikasi berbeda. Salah pilih kategori berarti proses harus diulang dari awal.
Ketiga, mengabaikan sample produk. Sampel yang dikirim ke laboratorium harus identik dengan produk yang akan dijual. Perbedaan sekecil apapun bisa membuat hasil uji tidak valid.
Keempat, tidak update regulasi. Regulasi Komdigi, SNI, dan TKDN berubah cukup dinamis. Menggunakan referensi lama bisa berakibat penolakan berkas.
Kelima, tidak menggunakan konsultan berpengalaman. Meski terlihat menghemat biaya, mengurus sendiri sering justru memakan waktu berlipat dibanding didampingi profesional.
Butuh bantuan untuk mengurus sertifikasi seperti dibahas dalam artikel ini?
Konsultasi GratisSiap mengurus sertifikasi produk Anda dengan cepat & profesional?
Konsultasikan kebutuhan sertifikasi Komdigi, TKDN, SNI, HAKI, atau MKG Anda bersama tim ahli kami. Gratis, tanpa komitmen.



